Sebagai wujud komitmen terhadap pilar keselamatan perusahaan dan budaya K3LH, PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Area Kutai Timur (Kutim) kembali mengimplementasikan program PAMA SAFE School. Berkolaborasi dengan Satlantas Polres Kutim, PAMA menggelar kegiatan edukasi keselamatan berkendara bagi 94 siswa taruna dan taruni di SMK Negeri 2 Sangatta Utara pada Senin, 23 Maret 2026.
Agenda edukasi ini dikemas secara komprehensif, mencakup sosialisasi safety riding, pemahaman rambu lalu lintas, hingga coaching clinic untuk praktik ujian SIM. Mewakili manajemen, Perwakilan CSR PAMA Area Kutim, Rafael Aryawinang, menyampaikan bahwa sinergi antara dunia industri dan pendidikan sangat krusial dalam membangun kesadaran sejak dini. "Kami berharap para siswa tidak hanya memahami teori, tetapi benar-benar menerapkan prinsip keselamatan dalam kehidupan sehari-hari," jelas Rafael.
Inisiatif positif perusahaan ini disambut antusias oleh pihak sekolah. Kepala SMKN 2 Sangatta Utara, Mustari, menegaskan bahwa kedisiplinan berlalu lintas adalah cerminan langsung dari integritas dan karakter pelajar, baik di sekolah maupun di masyarakat.
Turut memberikan arahan dalam sesi interaktif, Kanit Kamsel Satlantas Polres Kutim, Ipda Sasnural, mengingatkan pentingnya pengecekan kondisi fisik dan kelayakan kendaraan sebelum berkendara demi mencegah fatalitas kecelakaan.
Melalui pendekatan simulasi dan diskusi yang menarik, kegiatan kolaboratif ini diharapkan tidak hanya membekali siswa dengan etika berlalu lintas, tetapi juga mengukuhkan SMKN 2 Sangatta Utara sebagai sekolah pelopor keselamatan. PAMA optimis, edukasi berkelanjutan ini mampu mencetak generasi muda Kutim menjadi agen perubahan nyata dalam mewujudkan keselamatan di jalan raya.